Subscribe:

Labels

Senin, 12 Desember 2011

Untuk Ayah

” Ayah ”
Rapuh jiwaku bersimpuh
Pada pusara di suatu senja…
Semilir angin hanyutkan rinduku
Membawa resahku semakin dalam
Jauh semakin dalam..



Ayah…..
Masih terngiang dalam benakku
Saat terakhir kau genggam tanganku
Kau berbisik lemah….sangat lemah……
Agar aku tidak menangis lagi
Tapi Aku tak kuasa…
Untuk tidak menangis dipusaramu
Hingga kubiarkan airmata ini mengalir perlahan
jatuh terserap…. dan berharap bangunkan tidurmu
Ayah……
Suatu saat nanti aku akan membuatmu menangis
dan tersenyum bangga kepada ku..
karena saat itu aku telah berhasil ayah..
Selamat Jalan ayah…..
Semoga engkau bahagia di Sana…
Amin… 

Dari anakmu..

0 komentar:

Posting Komentar

kami ada karena anda.
silahkan tinggalkan komentar anda disini!!